Wednesday, April 15, 2009

So Simple...

Tadi malam dengar berita di MetroTV beberapa artis yang jadi caleg mungkin bisa melenggang ke senayan.
alah satunya adalah Vena Melinda yang kemudian berjanji akan mengajari ibui-ibu di Indonesia menari salsa.
Ouch...Apakah ibu-ibu di Indonesia sungguh-sungguh membutuhkan Salsa?
Kalaupun butuh, apakah perlu seorang anggota DPR untuk memasyarakatkan salsa di Indonesia?
Bukankah trainer salsa atau entertainer lebih efektif untuk memasyarakatkannya?

Apakah Salsa terlalu sederhana untuk menjadi program seorang DPR, atau kapasitas anggota DPR tersebut yang terlalu sederhana?

"mungkin" hanya demokrat yang tau jawabannya.

Monday, April 13, 2009

Happy Belated Easter...

Walaupun terlambat, saya mau mengucapkan Selamat Paskah kepada semua saudara-saudara.
Semoga kebangkitan Yesus selalu mengingatkan kita bahwa kita adalah bangsa pemenang.
Jadi walaupun banyak kegagalan yang kita hadapi, semoga kita tetap mengingat dan mengimani bahwa kita adalah pemenang bersama Yesus Kristus.

Secara khusus kepada para Caleg yang merasa kalah (meskipun belum ada keputusan final dari KPU), semoga diberi kekuatan oleh Tuhan untuk tetap mampu berdiri teguh menjalani kehidupan kedepan penuh dengan sukacita dan pengharapan. Seperti kata Abangku yang jadi Caleg dari PDIP di Kab Samosir "Pileg bukan akhir dari dunia, kita harus tetap bangkit sebagaimana Yesus telah bangkit dari maut untuk memenangkan kita"
Betapa bahagianya aku memiliki abang yang satria :D
fyi, abangku masih berada pada posisi 2 dengan jumlah suara 300an. Tapi yang membanggakan adalah dia tetap asyik aje kayak di pantai hehe...
Betapa miris hati ini mendengar berita:
Ada Caleg yang meninggal di Bali, setelah tau jumlah pendukungnya
Ada yang sudah konsultasi ke RSJ di Solo
Ada yang meminta kembali TV pemberiannya kembali di Ternate,
Ada yang meminta uangnya dikembalikan di Aceh,
Ada yang menahan suara tidak dilaporkan oleh saksi Caleg di Samosir entah untuk tujuan apa.

Semoga apapun hasil dari Pileg kemarin kita tetap Hidup dalam sukacita dan perdamaian dengan semua orang.

Thursday, April 02, 2009

Catch You

Sodara-sodara yang kemarin (tgl 1 april 2009) ketipu dengan postingan saya, saya minta maaf :-)
sebenarnya saya ga 100% melakukan tindakan penipuan karena dibawah tulisan itu, saya tulis "another kind of April Foolish Game" dengan font yg kecil dan warna pink. Jadi,... yah memang agak2 tidak kelihatan hehehe...

Anyway, asyik juga mengetahui reaksi orang-orang dengan postinganku :D
Ada yang saking bahagianya jadi ikutan menangis, ada yang langsung telepon dan mengatakan bahwa aku adalah orang yang sangat diberkati dan kesayangan Tuhan (amin...), ada yang datang secara khusus ke ruangan untuk menyampaikan selamat hehehe....
Nito secara khusus bilang "3 hal, dalam waktu yang bersamaan? Memang kamu itu selalu bikin aku sirik mellllllllll"
Hehehee....

Asyik banget dah pokoknya :D
Akhirnya, "I am So Happy :D" jadi kenyataan. Aku bahagia dengan reaksi teman2 dan saudara2ku :D

Akhirnya,
jangan keki ya sodara-sodara...
Doakan aku mendapatkan ketiga hal itu biar kebahagian kita lebih sempurna.
Yuk ah....

Wednesday, April 01, 2009

I am so.................Happy :D

Kemarin aku ambil cuti untuk deal pemberian rumah...
Tadi pagi test pack eh positif,
Trus baru aja dapat telepon bahwa aplikasiku ke UNAIR untuk kuliah S3, diterima dengan status "Full Scholarship"
Kurang bahagia apa coba?


Another kindof April Foolish Game :D

Friday, March 27, 2009

Ga Nyambung...

Rabu malam kemarin, ketika nonton Apa Kabar Indonesia di TVone menghadirkan bintang tamu pengamat politik Ichsanudin Noorsy, Anggota DPR RI dari PDIP Efendi Simbolon dan sambungan telepon dari kader Partai Demokrat Ruhut Sitompul benar-benar bikin aku geleng-geleng kepala sebagaimana saudara Ichsanudin juga kerap geleng-geleng kepala ditengah-tengah acara tersebut.

Sulit memang berbicara dengan orang yang tidak nyambung.
Ditanya apa jawabnya karena.
Ditanya mengapa jawabnya orang lain juga melakukan hal yg sama.
Aneh dan tidak nyambung.
Yang didiskusikan adalah masalah pemberian BLT oleh Pemerintah dimana pada saat kampanye Megawati mengkritisi pemberian BLT tersebut.
Saudara Ruhut membela SBY dan PD dengan gaya anak kecil yang sangat fanatis sampai menjelek-jelekan lawannya. Kemudian, ditengah-tengah acara ada pemberitaan bahwa caleg PD memasukkan kartu namanya pada pembagian BLT. Atas kejadian tersebut, pembawa acara meminta tanggapan saudara Ruhut, dan dia menjawab bahwa "kepala daerah dari partai-partai lain juga sering kok mengaku-ngaku bahwa BLT itu dari dia, bukan dari pusat."
Kok ga nyambung seh?
Kemudian ketika Efendi bilang bahwa BLT merupakan cara pemerintah untuk "mendiamkan rakyat atas naiknya harga BBM" Ruhut bilang jangan mengkait-kaitkan dengan kenaikan BBM. Lalu Efendi menjawab, "saya tidak mengkait-kaitkan, tapi itulah yg sesungguhnya terjadi mengapa kami di DPR menyetujui" eh....si Ruhut motong "eh simbolon,...jangan mentang-mentang kamu di DPR ya, aku juga bentar lagi masuk DPR kok"
huahahaha...jadi ingat pertengkaran anak-anak di Play Group.
Dan masih ada beberapa hal yang ga nyambung lainnya yang dijawab oleh Ruhut.
Menurut saudara Ichsanudin, yang memilukan adalah kedua kubu ribut masalah BLT "bukan karena BLT itu tidak mendidik dan tidak merupakan cara yang tepat meningkatkan daya ekonomi rakyat, namun diributkan karena BLT dibagikan pada moment menjelang pemilu."
Dan saudara Efendi pun terdiam :P

Agak repot memang, ketika motivasi dalam diskusi bukan untuk mendapatkan jalan keluar untuk masalah bersama, tapi motivasi untuk saling menyerang.
Dan lebih susah lagi ketika teman diskusi tidak santun. Menyerangnya bukan pada content pembicaraan tetapi menyerang orang yang berdiskusi. Tidak salah pada akhir acara Ichsanudin berkata, dari kampanye tokoh-tokoh di Indonesia, menunjukkan bahwa belum ada tokoh kita yang negarawan.
Betul, semua masih sibuk pada kampanye "pepesan kosong"

Mel,

sok paham mode ON :P