Hari ini aku menata hati,
kukumpulkan serpihannya,
kutata satu per satu,
untuk terbentuk kembali menjadi sebuah hati.
Hati yang mencinta...
Wednesday, December 08, 2004
Menata Hati
Monday, December 06, 2004
Nikolaus Tag.....
"Santa Claus Is Coming To Town"
Hari ini tanggal 6 Desember 2004 diperingati sebagai Nikolaus Tag (hari Nikolaus) hari dimana sebuah kebaikan yaitu memberi tanpa pamrih dirayakan. Kalau biasanya Santa Claus datang pada 24 Desember malam dengan banyak hadiah buat anak-anak, maka di Jerman ini dirayakan pada hari ini ya hari ini 6 Desember setiap tahun. Kostumnya sih sama dengan St. Claus versi dunia pakai baju merah, topi merah, berjanggut panjang, perut ndut dan selalu membawa hadiah untuk anak-anak kecil yang baik selama setahun. Nah St. Claus legendanya berasal dari “suatu” tempat nggak tau persisnya darimana lain lagi dengan Nikolaus versi jerman ini. Katanya dia lahir di daerah selatan Turki. Dia seorang yang kaya. Banyak sudah kebaikannya dengan memberi tanpa ada keinginan untuk diketahui. Yang paling melegenda yaitu pada suatu saat dia meletakkan 3 batang emas di jendela kamar sebuah keluarga miskin yang tidak bisa menikahkan ketiga orang putrinya karena kemiskinan. Nah dia meletakkan 3 batang untuk masing-masing anak gadisnya. Eh….tak taunya Bapak sigadis tersebut melihat bahwa Nikolaus-lah yang meletakkan emas itu. Trus dia meninggal pada tanggal 6 Desember dan itulah sebabnya diperingati “Nikolaus Tag” pada setiap 6 Desember. Well kebaikan adalah kebaikan. Selalu memberi kesenangan kepada orang-orang yang menerimanya. Mungkin tidak harus “emas” yang kita berikan kepada orang lain cukup dengan senyuman tulus, menanyakan kabar atau mendengar dengan empati juga sebuah pemberian yang manis. Dan hari ini banyak sekali anak-anak merayakan hari kebaikan ini dan rencananya ntar sore aku juga akan ke Spielsplatz melihat si Nikolaus dan anak-anak kecil senang....
Thursday, December 02, 2004
Kehilangan Sayap
Hari in aku periksa darah, untuk kelengkapan pemeriksaan jantungku yang sudah kulakukan sejak bulan september yang lalu. Kata dokternya ada „sedikit“ kelainan dengan jantungku puiffhhh......“sedikit“ Mo nyenang-nyenangin atau emang begitu kenyataannya bu dokter??? Dan aku harus balik ke negeriku tercinta Indonesia raya. Senang sih setidaknya tiap hari bisa makan nasi, spirit lebih hidup karena dekat dengan orang-orang yang mencintaiku cuma....ya itu cita-citaku untuk sekolah lagi di negeri Jerman ini kandas sudah (kandas nih ye....)
Iya gugur gitu deh seperti daun-daun di musim gugur yang warnanya berubah dari hijau ke kuning kemudian coklat dan jatuh ke tanah seperti itulah semangatku yang dulu segar menanti harapan baru berubah warna menjadi gelap dan akhirnya jatuh juga. Aih….dulu kukira aku bisa terbang bebas melintasi samudra raya dan sekarang bahkan aku sudah lupa dimana kuletakkan sayapku.
Tapi seperti daun-daun yang gugur membusuk dan menjadi pupuk bagi kehidupan pohon di musim semi berikutnya, kuharap begitu juga dengan semangatku yang membusuk ini juga menjadi pupuk bagi musim semi kehidupanku yang akan datang. Bukan kah hidup selalu begitu? Berjalan dan berganti dari musim ke musim. Dan aku ingin berdamai dengan setiap musim kehidupan itu. Karena akhirnya kutemukan aku tidak punya pilihan lain :-(
The First of December
Wih...inilah momen terindah dalam hidupku P: Today my dreams come true...Hehehe....
I'm dreaming of a white Christmas
Satu buah piano hitam klasik besar dengan seorang perempuan berambut locking (keriting-red) yang awut-awutan dan gaun hitam panjang. Trus ada 5 orang penyanyi dimulai sebelah kanan seorang laki-laki tinggi kira-kira 175-an cm, kurus, berkemeja hitam dan celana hitam serta berkacamata dengan senyum yang manis sekali. Disebelahnya seorang laki-laki yang lebih pendek 4 cm-an dan lebih gemuk sedikit dengan kostum yang sama dan senyum tak kalah memepsonanya. Nah baru deh masuk laki-laki ketiga yang paling tingginya 165-an mirip Pavarotti kepala plontos, celana hitam, T-Shirt hitam, jas hitam dan minus kacamata (baru kali ini aku lihat cowok perut gendut kelihatan seksi....:-) Disebelahnya wanita setengah baya yang langsing dengan uban dibagian depan rambutnya tetep berbaju hitam. Dan yang terkahir si cantik soprano dengan baju hitam dan bulu-bulu merah marun dilehernya. Duile nih anak cantik banget......
dan bernyanyilah mereka dengan merdunya seperti malaikat (emang pernah dengar malaikat bernyanyi mel???) Belum pernah sih tapi menurutku begitulah malaikat bernyanyi merdu, harmonis, padu dan ciamik......Chestnuts roasting on an open fire
I'll have a blue Christmas without you
What a bright time, it's the right time
ps.
Happy Advent to all of you...Monday, November 29, 2004
Ich Habe Angst...
Ceritanya hari-hari yang kulalui sangat pedih...pedih....hhh....sekali. Saking pedihnya aku jadi ingat film G30S PKI (penderitaan itu pedih...jenderall......). Jadi rasa yang kurasa itu seperti nano nano bukan enaknya tapi campur-campurnya. Kadang takut, kadang malas, kadang semangat, kadang pedih dan lain-lain dan lain-lain. Tiba-tiba aku pengen memakai cincin yang menggambarkan perasaan, kira-kira warna apa yang akan dia tampilkan saat ini wong aku sendiri yang punya rasa bingung kok mau menandai rasa yang kurasakan saat ini.
Terus aku bertanya pada diriku dengan kondisi begini apa yang akan kulakukan?
Nah ini kayaknya benar-benar membuat takut. Kamu tau aja aku paling takut sama ular :-) Wih....kalau begitu aku harus menyebrang. Dengan hati-hati dan konsentrasi dan berdoa supaya aku tidak jatuh. Kalau toh aku jatuh aku akan berusaha berenang ke tepian seraya berdoa dan berharap buaya itu tidak akan menerkamku. Kalau pun aku diterkam aku harap tidak sampai mati melainkan bisa hidup dan diobati. Toh kedokteran juga sudah lumayan maju. Hitung2 mungkin saja aku akan operasi plastik dan aku jadi lebih cantik dari sekarang hehehe..... Kalaupun aku mati ya apa boleh buat mungkin itu yang terbaik setidaknya aku tidak hidup lagi dalam ketakutan.