Wednesday, November 24, 2004

Die Brucke (Jembatan-Red)

Tadi siang ada janji makan siang bersama di restoran Thailand. Ketemuannya di Stern Center sambil menunggu aku membaca kartu-kartu yang gambarnya cantik-cantik dan tulisannya bagus-bagus. Nah ada satu kartu yang kata-katanya begini : (kuterjemahkan bebas aja ya soale lupa dalam bahasa Jermannya gimana hehehe....)
"Ada dua tanah, yang satu tanah kehidupan dan yang satu lagi tanah kematian. Dan jembatan diantara keduanya adalah Cinta"
Duh....hati tengah mellow dan desperado begini tiba-tiba tersentak.
Sekarang aku sedang berada disatu tanah kehidupan dan aku tau aku akan menuju tanah yang satunya lagi berarti aku sedang berada dijembatan itu dan aku bertanya apakah aku benar-benar pada jembatan yang bernama Cinta itu? Atau malah aku sedang berada pada jembatan yang kubangun sendiri???
Belum selesai berpikir tiba-tiba temanku datang dan aku tidak tuntas berpikirnya:-)
Aku menikmati enaknya makan siang dan dibayarin.......:-)
Hari ini aku menelepon abangku yang dilantik sebagai anggota DPRD di Kabupaten Samosir (salah satu kabupaten baru yang dimekarkan dari kabupaten Toba Samosir - Sumatera Utara) dan aku bilang begini "Selamat bekerja, mengemban amanah rakyat" duile sejak kapan aku jadi murid P4 begini tapi setidaknya itulah harapanku sebagai rakyat yang sudah pusing-pusing mendengar berita ribut-ribut di DPR yang tidak jelas juntrungnya.


Thursday, November 11, 2004

11. 11.

Huh..............
hari ini tiba2 saja dunia memusatkan perhatian dengan meninggalnya Arafat.
sejenak aku juga mendengar berita tentang dia dan melihat acaranya. Seperti biasa kematian selalu saja membuahkan kesedihan bagiku. Akhirnya dia mengakhiri hidupnya di dunia yang fana ini. Bagiku Arafat bukan seorang yang istimewa dan entah kenapa aku menuliskan tentang dia karena mungkin aku juga terprovokasi dengan pemberitaan media tentang dia. Malah aku mengetahui lebih banyak tentang dia pada hari kematiannya ini :-)
Ternyata dia seorang yang gigih dalam memperjuangkan kemerdekaan bagi bangsanya. Aku tidak tau secara detail tentang Israel vs Palestina dan kuputuskan aku tidak akan bicara apa2 tentang masalah itu. Aku hanya merasa bahwa kematian bukanlah akhir segalanya...

ditengah hiruk pikuknya berita tentang Arafat ada satu berita yang membuatku sangaaaaaaaaat bahagia, hari ini aku kembali memperoleh seorang keponakan laki-laki. Seperti biasa kelahiran selalu memberikan kebahagian bagiku dan harapan akan suatu kehidupan yang baik.
Meskipun dia "jeremia" keponakan ke 14 bagiku tetap saja kegembiraanku seperti mendapat keponakan pertama hehehe......
dan aku pun mempersiapkan diriku menjadi baby sitter untuknya (sst....aku sangat menikmati beberapa ajaranku diadopsi setiap anak-anak kakaku hehehhe.....)

Satu siklus kehidupan ada yang pergi dan ada yang datang,
dan semoga semua ini semakin membuatku mengenal sang pemilik kehidupan.

Tuesday, November 09, 2004

Dibuang Sayang...

Lagi-lagi nih puisi dalam Bahasa Jerman yang kalau dibuang sayang hehehe...

Lieber Freund,
Mit dir würde ich über alles reden,
Mit dir würde ich alles machen.
Mit dir würde ich die Zeit verbringen,
Mit dir würde ich alles teilen,
Wie mit einem Freund für immer und ewig.

Böblingen 5.10.2004

Sunday, November 07, 2004

Das Gedich

Lagi bersih2 kamar ketemu deh puisi pertamaku dalam bahasa Jerman, daripada terbuang percuma aku launch aja di blogku :-)

An Meinen besten Freund...
Ich denke an dich,
weil du immer in meinem Kopf bist.
Ich erinnere mich an dich,
weil ich dich nicht vergessen kann.
Ich stelle dich mir so vor,
weil ich dich liebe.
Ich weine jede Nacht,
weil du so weit weg bist.

Böblingen 5. 10. 2004

Monday, November 01, 2004

Sweet November

November di hari pertama,......aku sangat berharap menjadi sebuah "sweet november" seperti judul film :-)
Kadang kala sangat sulit menjalani hidup ini. Dan tidak tau mengapa semuanya seperti tidak mempunyai jalan keluar. Meskipun pengalaman sudah mengajarkan bahwa semua pasti akan berakhir dan ada jalan keluarnya, tapi sangat susah juga untuk membuat hati tenang dan menunggu saat-saat "pencerahan itu datang kembali"
Jika hati sebuah tanya,....apakah yang menjadi jawab????? Entahlah.....lelah memikirkannya.
Tadi malam tiba-tiba bel berbunyi tanpa ada firasat kakaku bergegas membuka pintu.
Dan tiba-tiba terdengar teriakan yang sangat kencang dari kakaku dan ternyata 2 orang anak laki-laki yang sangat cute sedang berkostum Hallowen ditemani ibunya. Dan mereka meminta "etwas juß" (sesuatu yang manis-Red) dan akhirnya masing-masing mereka mendapatkan Schokolade.
Kulihat wajah mereka berdua kebingungan. Mungkin karena teriakan kakaku terlalu kenceng hehehe..............Tapi semoga aja mereka berdua merasa senang bahwa kostum mereka benar-benar bikin seseorang ketakutan setengah mati.
Dan malamnya nggak bisa tidur karena nonton film horor semua mana tangan keram lagi :-(
Semoga saja November ini jadi Sweet November