Tuesday, November 09, 2004

Dibuang Sayang...

Lagi-lagi nih puisi dalam Bahasa Jerman yang kalau dibuang sayang hehehe...

Lieber Freund,
Mit dir würde ich über alles reden,
Mit dir würde ich alles machen.
Mit dir würde ich die Zeit verbringen,
Mit dir würde ich alles teilen,
Wie mit einem Freund für immer und ewig.

Böblingen 5.10.2004

Sunday, November 07, 2004

Das Gedich

Lagi bersih2 kamar ketemu deh puisi pertamaku dalam bahasa Jerman, daripada terbuang percuma aku launch aja di blogku :-)

An Meinen besten Freund...
Ich denke an dich,
weil du immer in meinem Kopf bist.
Ich erinnere mich an dich,
weil ich dich nicht vergessen kann.
Ich stelle dich mir so vor,
weil ich dich liebe.
Ich weine jede Nacht,
weil du so weit weg bist.

Böblingen 5. 10. 2004

Monday, November 01, 2004

Sweet November

November di hari pertama,......aku sangat berharap menjadi sebuah "sweet november" seperti judul film :-)
Kadang kala sangat sulit menjalani hidup ini. Dan tidak tau mengapa semuanya seperti tidak mempunyai jalan keluar. Meskipun pengalaman sudah mengajarkan bahwa semua pasti akan berakhir dan ada jalan keluarnya, tapi sangat susah juga untuk membuat hati tenang dan menunggu saat-saat "pencerahan itu datang kembali"
Jika hati sebuah tanya,....apakah yang menjadi jawab????? Entahlah.....lelah memikirkannya.
Tadi malam tiba-tiba bel berbunyi tanpa ada firasat kakaku bergegas membuka pintu.
Dan tiba-tiba terdengar teriakan yang sangat kencang dari kakaku dan ternyata 2 orang anak laki-laki yang sangat cute sedang berkostum Hallowen ditemani ibunya. Dan mereka meminta "etwas juß" (sesuatu yang manis-Red) dan akhirnya masing-masing mereka mendapatkan Schokolade.
Kulihat wajah mereka berdua kebingungan. Mungkin karena teriakan kakaku terlalu kenceng hehehe..............Tapi semoga aja mereka berdua merasa senang bahwa kostum mereka benar-benar bikin seseorang ketakutan setengah mati.
Dan malamnya nggak bisa tidur karena nonton film horor semua mana tangan keram lagi :-(
Semoga saja November ini jadi Sweet November

Sunday, October 31, 2004

Mundur 1 Jam

Hari ini, seperti biasanya di hari libur sabtu Minggu aku bangun kira-kira jam 8 pagi.
Lihat HP (rutinitas tiap pagi) jam 7.57.
Huahhhhhhh....menguap panjang aku berjalan ke dapur untuk minum dan reflek mata memandang lagi ke jam dinding di dapur- Loh kok????
Kok jam menunjukkan 6.58???? Oh ya hari ini tanggal 31 Oktober 2004. Jam dimundurkan 1 jam lebih lambat untuk memasuki winter time. (jam ini memang tersambung ke satelit sehingga otomatis akan berubah sendiri) Wah....aneh-aneh aja hidup di Eropa ini. Untung sebelumnya dah banyak yang kasih tau bahwa waktu akan diundurkan 1 jam tepat hari ini. Dengan begitu beda waktuku dengan orang-orang di Indonesia menjadi 6 jam. Aku belum ganti jam di HP ku biar aja dulu aku masih ingin menikmati "keanehan" ini :-)
Trus buka komputer mau browsing eh...ternyata jam di komputer juga dah menyesuaikan sendiri lumayan juga si Bill Gates bekerja hehhehe......
Hidup ini memang aneh-aneh saja.........

Saturday, October 30, 2004

Kawan yang Sejati

Positifnya dari perasaan sendiri dan kesepian bagiku adalah ketergantungan pada Tuhan sang pemilik hidup. Ketika semuanya baik-baik saja, menyenangkan dan gempita maka seringkali aku melupakan bahwa hidup ini milik Tuhan. Tetapi ketika semuanya sepi, sendiri, kelihatan tidak ada lagi jalan keluar maka datanglah sang kawan sejati sebagai teman berbicara, bertukar pikiran dan menangis.
Kadangkala hidup begitu sepi, tidak ada teman berbicara semua begitu jauh yang ada hanya kebisuan. Dan saat itulah kawan yang sering terlupa itu menjadi teman berbicara. Bahkan ketika ibu kita sendiri tidak mampu menjawab, dia datang menjawab. Ah... dia memang sungguh setia.
Aku ingin mensyukuri sepi yang kurasakan sehingga aku mempunyai waktu merasakan bahwa aku sangat bergantung padamu, kawanku yang sejati.